Belajar Mengendarai Mobil

mobil kartun


Sejak dulu saya tidak pernah terpikirkan untuk mengendarai mobil, karena saya orangnya tidak bisa mengukur kira-kira jarak ini bisa apa tidak untuk dilewati, sedangkan kemampuan untuk mengukur tersebut adalah hal yang wajib untuk mengendarai mobil. Ya kalau sepeda motor enak, langsung srat sret. lah ini, susah boss.

Maka dari itu tidak ada keinginan untuk membeli mobil dan menyetir juga tentunya. Namun semuanya berubah semenjak saya menikah, mertua saya membeli mobil dan dia tidak mau belajar menyetir. Secara otomatis ya saya yang belajar hehehehe.

Di hari awal saya belajar menyetir, saya langsung praktek tanpa teori sama sekali, ya maklum saya belajarnya bukan di kursus mengemudi tapi hanya belajar sama teman. Asli ndredegnya ndak karuan.

Di hari kedua teman saya ndak bisa, jadi mau ndak mau ya harus ganti guru hahahhaa. Dan teman istri saya yang kali ini menjadi guru nya. Langsung praktek di jalan raya gaes, meskipun dimalam hari si agak sepi. Istri saya sepanjang perjalanan teriak-teriak ndak jelas takut saya nabrak sesuatu.

Di hari yang ketiga saya belajar dengan sepupu saya, tetapi lebih tepatnya bukan diajari sih, di komandoi,di asisst i hahahha. ya soalnya dia ndak mau sama sekali megang setir, hanya abah-abah. Semenjak dihari ketiga ini mental saya semakin terasa, karena saya yang megang setir terus. Sampai parkir dirumah yang terkenal sulit pun saya yang dibelakang kemudi.

Di hari yang ke-empat tetap saya di assist i sama sepupu saya tetapi sekarang agak jauh dan jalannya agak sempit. Sebenarnya yang tidak saya sukai itu bukan jalan sempitnya, akan tetapi suara-suara dari penumpang saya yang teriak-teriak sewaktu saya ngerem mendadak atau ngegasnya kecepatan hahahahha.

Dan doain ya gaes semoga saya cepat bisa mengemudi agar bisa diandalkan oleh keluarga saya hahahahahha.


Comments