senyum itu untukku ?


Dulu... aku terbiasa saat melihatmu tersenyum, karena merasa senyum itu hanya milikku. Tapi sekarang ? melihatmu tersenyum padaku,  seperti melihat romeo bersatu dengan juliet, impossible.

Setiap aku kira kamu tersenyum padaku setiap itu pula aku kecewa, karena ternyata kamu tersenyum pada orang di belakangku, di sampingku, dan di depanku, lalu kepadaku kapan ?

Hai kesayangan, rasanya ingin bilang "disini loh ada aku yang setia menanti bibirmu tertarik keatas, kemana senyummu yang dulu ? Senyum yang hanya tertuju padaku, bukan orang di sekitarku."

Ketahuilah sayang, Aku selalu mencuri-curi pandang terhadapmu, karena tak kuasa aku kalau terang-terangan memandangmu. Bukan karena aku malu, hanya saja aku tak mau kau berpaling muka saat tahu aku memandangimu.

Bagiku sekedar sesekali melihatmu lebih baik ketimbang tidak melihatmu sama sekali.

Bukankah saat berdebar-debar orang jatuh cinta adalah saat dia tersenyum kepada kita dengan ikhlas ?

Terseyumlah kepadaku sayang, terseyumlah walau untuk sesaat agar aku merasakan apa yang dulu aku rasakan setiap bertemu padamu.

Teruntuk kamu. Dari aku yang masih mencintaimu

Comments